Kehamilan Ektopik Itu Cirinya Apa Saja?

10 December 2018 - Kategori Blog

Kehamilan ektopik Itu Cirinya Apa Saja? Nama kehamilan ektopik memang kurang umum kita dengar, karena merupakan istilah medis. Kita seringkali mengenal kehamilan ektopik itu sebagai kehamilan di luar rahim. Lalu apa sebenarnya kehamilan ektopik? dan apa saja ciri kehamilan ektopik itu?

Kehamilan Ektopik Itu Cirinya Apa Saja?

Kehamilan ektopik adalah kondisi ketika pembuahan sel telur terjadi di luar rahim (biasanya terjadi di salah satu tuba falopi).  Normalnya sel telur menempel di rahim, tapi pada kasus kehamilan ektopik selu telur menempel pada organ lain seperti dinding saluran tuba falofi, rongga perut, indung telur ( ovarium) atau leher lahir (serviks).

Penyebab kehamilan ektopik yang paling umum terjadi adalah kerusakan tuba falopi, misalnya karena peradangan sehingga terbentuk jaringan parut. Kerusakan ini akan menghalangi selu telur yang telah dibuahi untuk masuk ke dalam rahim, sehingga menempel pada organ lain. Ada juga penyebab kehamilan ektopik karena ketidakseimbangan hormon dan perkembangan sel telur yang abnormal.

Lalu Kehamilan Ektopik Itu Cirinya Apa Saja?

  • Sakit pada salah satu bagian perut bawah
  • Perdarahan ringan dari vagina
  • Nyeri pada tulang panggul
  • Pusing atau lemas
  • Mual dan muntah yang disertai nyeri
  • Rasa sakit atau tekanan ketika buang air besar
  • Rasa tidak nyaman ketika buang air kecil
  • Jika tuba falopi sobek, akan terjadi perdarahan hebat yang memicu hilangnya kesadaran.

Sel telur yang telah dibuahi tidak akan tumbuh normal jika tidak berada di dalam rahim. Sehingga perlu penanganan bagi kehamilan ektopik ini. Penanganan yang bisa dilakukan adalah dengan membawa ke rumah sakit untuk diperiksa dan ditangani lebih lanjut oleh dokter spesialis kandungan. Untuk menghindari resiko komplikasi, umumnya dokter akan memberikan terapi obat yaitu dengan menyuntikan methotrexate yang berfungsi untuk menghancurkan sel- sel yang sudah terbentuk. Selain itu operasi pengangkatan jaringan ektopik juga diperlukan untuk menghindari komplikasi yang akan berakibat fatal bagi si ibu.

Apakah kehamilan ektopik bisa dicegah? Kehamilan ektopik ini tidak bisa dicegah sepenuhnya. Namun, kita dapat mengurangi atau menghindari faktor resikonya. Cara yang bisa kita lakukan adalah menjalani tes darah dan USG sebagai pendeteksi awal dalam memantau perkembangan kehamilan. Hal ini penting terutama untuk wanita yang pernah mengalami kehamilan ektopik.

Dengan mengetahui Kehamilan Ektopik Itu Cirinya Apa Saja? kita dapat mendeteksi sejak dini terhadap kehamilan ektopik sehingga dapat segera mendapat penanganan dari dokter.

Informasi seputar ibu dan bayi KLIK DISINI

Sumber: https://www.alodokter.com/kehamilan-ektopik.html

 

 
Chat via Whatsapp